Apa itu Dekorasi Rustic

Apa itu Dekorasi Rustic

Apa itu Dekorasi Rustic?

Rustic diartikan sebagai berkarat, kasar, hingga berkesan pedesaan. Rustic dalam istilah dekorasi adalah gaya penataan yang memiliki kesan alami atau apa adanya. Tema rustic wedding cocok untuk kamu yang ingin suasana pernikahan natural, santai namun tetap romantis.

Gaya rustic sering digunakan oleh masyarakat pedesaan di Amerika sejak abad ke-18. Hal ini bisa dilihat dari bangunan rumah orang Amerika yang menggunakan batuan bertekstur kasar dan kontras. Dilansir dari kompas.com, gaya dekorasi pernikahan ini juga menginspirasi pilihan pesta para artis Hollywood. Di Indonesia, desain rustic pun tidak asing karena terlihat dari hunian orang-orang Indonesia zaman dahulu yang biasanya didominasi dengan material kayu dan batu.

Meskipun diartikan berkarat dan berkesan pedesaan, gaya rustic yang kini menjadi tren jauh dari kesan tua apalagi kuno. Sebagai aplikasi gaya desain atau dekorasi, rustic dapat diolah dengan sentuhan modern bahkan dapat dipadukan dengan desain minimalis dan vintage.

Memilih gaya rustic untuk pesta pernikahan tergantung pada kreativitas dan keinginan Anda. Namun, hindari berlebihan karena rustic lebih mengedepankan sesuatu yang alami dan sederhana.

Ciri-Ciri Rustic Wedding

Anda berencana menggelar pesta pernikahan bergaya rustic wedding? Agar tidak melenceng dari konsep tersebut, kenali ciri-ciri rustic wedding berikut ini.

1. Warna Natural

Warna yang sering digunakan pada pernikahan bertema rustic adalah warna-warna natural seperti cokelat, abu-abu, dan putih. Meskipun berwarna pucat, warna natural dapat dipadukan dengan warna-warna pastel yang tidak mencolok. Contohnya, kursi tamu berwarna cokelat dipadukan dengan pita berwarna kontras. Dekorasi dengan warna natural ini akan memberikan kesan hangat dan tenang.

2. Gaya Unfinished

Gaya rustic berhubungan dengan desain apa adanya, tanpa proses finishing. Oleh karena itu memakai furnitur yang terkesan unfinished atau memilih venue pernikahan yang mempunyai lantai dan dinding yang belum diselesaikan, semakin menambah kesan rustic dalam pesta pernikahan Anda.

Baca Juga:  5 Tips Memilih Dekorasi Wedding atau Pernikahan

3. Perpaduan Kayu dan Batu

Berkaitan dengan konsep pedesaan, dekorasi tema rustic sering menggunakan material kayu dan batu. Untuk material kayu, biasanya yang digunakan adalah kayu yang terlihat usang atau kayu yang tidak dicat. Warna kayu pun tidak harus selalu berwarna cokelat sehingga Anda dapat memadukannya dengan kayu berwarna putih.

4. Material Handmade dan Vintage

Dekorasi rustic wedding sebenarnya menguji kreativitas Anda. Selain dapat mempercantik detail dekorasi dengan barang-barang bekas atau vintage, Anda dapat membuat dekorasi dari barang-barang handmade. Contohnya, menggunakan botol bekas yang dipadukan dengan bahan lace (renda) atau kain goni untuk vas bunga di atas meja.

5. Bunga Liar dan Lampu Gantung

Dekorasi rustic tidak lengkap tanpa adanya lampu-lampu yang berderet menyala dan mempercantik pesta pernikahan Anda. Bunga yang dipilih dalam dekorasi rustic pun berbeda dengan bunga yang dipakai di tema-tema pernikahan yang lain. Biasanya, tema rustic menggunakan bunga liar, seperti bunga wild rose, hortensia, dan lain sebagainya.

Untuk Anda yang ingin menggunakan jasa dekorasi rustic berkualitas dengan harga murah, Devilo Jogja adalah tempat yang tepat. Tak hanya menghadirkan beragam kebutuhan dekorasi rustic, vendor dekorasi jogja ini juga memiliki kebutuhan dekorasi lainnya, baik pernikahan atau wedding, ulang tahun, dan lamaran atau pertunangan dengan tema custom sesuai permintaan.

WhatsApp Kami